Pada hari Sabtu tanggal 23 April 2022, Pascasarjana mulai melaksanakan ujian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ajaran 2022/2023. Ujian ini di jadwalkan selama 2 hari yakni hari Sabtu dan Minggu. Adapun jenis tes yang harus dilalui oleh Calon Mahasiswa Pascasarjana ini adalah tes tulis dan tes wawancara secara Daring. Tes tulis terkait dengan uraian berupa TPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Pengetahuan Agama. Sedangkan terkait tes wawancara berupa pemahaman dasar mengenai Program Studi yang dipilih oleh calon Mahasiswa Baru.
Tidak hanya itu, Calon Mahasiswa Baru saat wawancara juga
ditanyakan mengenai tujuan, motivasi, rencana penelitian dan hall-hal penting
lainnya terkait dengan kelancaran studi yang ia laksankan nantinya. Sehingga
Tim penguji nantinya akan dapat teryakini atas kesungguhan dari Calon Mahasiswa
Pascasarjana itu sendiri atas bergabungnya Calon Mahasiswa ke Pascasarjana IAIN
Batusangkar.
Tahun ini tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana IAIN Batusangkar juga lebih meningkatkan selektifitas calon mahasiswa. Hal ini sudah diarahkan sebelumnya oleh Direktur Pascasarjana IAIN Batusangkar, yakni Ibu Dr. Suswati Hendriani, M.Pd, M.Pd. Dalam rapat persiapan yang dilakukan sebelum ujian berlangsung,
Direktur Pascasarja memberikan pencerahan agar mahasiswa
Pascasarjana IAIN Batusangkar semakin hari semakin berkualitas nantinya. Salah
satu yang dapat dilakukan agar mahasiswa semakin berkualitas tentu dengan
adanya selektifitas yang benar-benar terjalan.
“Saya sangat mewanti-wanti pada tahun ini, kita harus bahkan
sangat meningkatkan selektifitas kita kepada para calon mahasiswa baru,
sehingga kita tidak asal menerima saja. Namun kita mengedepan kualitas. Buat
apa kuantitas banyak namun kualitas bobrok, tentu akan berdampak buruk bagi
Program Studi bahkan Pascasarjana IAIN Batusangkar yang kita cinta ini. Tentu
nantinya akan sangat disayangkan jikalau itu sampai terjadi. Kita sudah
capek-capek membangunnya, oleh sebab itu saya himbau kepada seluruh tim
Penerimaan Mahasiswa Baru, baik Pengawas, Penguji, Pembuat Soal dan lain hal
sebagainya dapat meningkatkan level kita,”ujarnya.
Selain itu Ibu Dr. Suswati Hendriani, M.Pd, M.Pd juga
menyampaikan secara tegas kepada tim Pembuat Soal agar tingkat soal dapat
dinaikkan levelnya,
“Saya juga harapkan kepada tim pembuat soal dapat memperhatikan soal-soal yang akan di berikan kepada Calon Mahasiswa Baru. Dalam artian mohon dapat meningkatkan tingkat kesulitannya sesuai dengan level Magister atau Pascasarjana. Apalagi kita sebentar lagi akan bertransformasi dari IAIN menjadi UIN. Tentu tidak dapat disamakan dengan tingkat kesulitan tahun lalu lagi yang masih berada pada fase IAIN”, tutupnya.
0 comments:
Posting Komentar